Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / /

  • Legalisasi Tambang Rakyat Untuk Aceh Sejahtera
    Opini | 6 bulan lalu
    Legalisasi Tambang Rakyat Untuk Aceh Sejahtera

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui Panitia Khusus (pansus) mineral, batu bara serta minyak bumi pada tanggal 25 September 2025 mengumumkan hasil temuan dan investigasi lapangan bahwa sebanyak 450 titik tambang illegal beroperasi di Aceh menggunakan 1000 unit alat berat (beko/escavator) dengan total kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 360 Milyar per tahun.

  • GeRAK Desak Moratorium Tambang Soroti IUP Mangkrak di Aceh
    Aceh | 6 bulan lalu
    GeRAK Desak Moratorium Tambang Soroti IUP Mangkrak di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh kembali menyoroti tata kelola pertambangan mineral dan batubara (minerba) di Aceh yang dinilai masih jauh dari prinsip transparansi dan akuntabilitas. 

  • ABMA Minta Gubernur Aceh Tinjau Ulang 13 Izin Tambang Emas
    Aceh | 6 bulan lalu
    ABMA Minta Gubernur Aceh Tinjau Ulang 13 Izin Tambang Emas

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Aliansi Bumi Aceh Mulia (ABMA), Azhari, meminta Gubernur Aceh untuk segera meninjau ulang dan mengevaluasi 13 izin usaha pertambangan (IUP) emas yang telah diterbitkan di sejumlah kabupaten di Aceh.

    Permintaan ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya aktivitas tambang yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan memperlebar ketimpangan ekonomi masyarakat.

  • Tambang Emas Ilegal, Bisnis Gelap Rp 360 Miliar yang Dibiarkan
    Ekonomi | 7 bulan lalu
    Tambang Emas Ilegal, Bisnis Gelap Rp 360 Miliar yang Dibiarkan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ribuan alat berat jenis beko mencakar tanah Aceh tanpa izin. Laporan Panitia Khusus (Pansus) Minerba dan Migas DPR Aceh menyingkap praktik tambang emas ilegal yang kian menggurita, melibatkan ratusan titik operasi dan aliran uang triliunan rupiah.

  • Wagub Aceh: Green Policing Tonggak Penting Mencegah Tambang Liar
    Hankam | 7 bulan lalu
    Wagub Aceh: Green Policing Tonggak Penting Mencegah Tambang Liar

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., menegaskan bahwa penerapan Green Policing atau pemolisian hijau merupakan tonggak penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah praktik pertambangan liar yang masih marak di Aceh. 

  • Polisi Pasang Baliho Larangan Tambang Emas Ilegal di Aceh Tengah
    Polkum | 7 bulan lalu
    Polisi Pasang Baliho Larangan Tambang Emas Ilegal di Aceh Tengah

    DIALEKSIS.COM | Aceh Tengah - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah bersama Satpol PP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang emas tanpa izin di Kalak Ilih, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (30/9/2025).


  • Penelitian UTU: Limbah Tambang Emas Cemar Sungai Krueng Sabee
    Aceh | 7 bulan lalu
    Penelitian UTU: Limbah Tambang Emas Cemar Sungai Krueng Sabee

    DIALEKSIS.COM | Calang - Sungai Krueng Sabee yang membelah Kabupaten Aceh Jaya tak lagi sesegar dulu. Di balik kejernihan alirannya, para peneliti menemukan jejak logam berat yang mengancam.

    Sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh Iwandikasyah Putra, Sufardi, Teuku Alvisyahrin, dan Amda Resdiar dari Universitas Teuku Umar (UTU) menunjukkan bahwa sungai itu tercemar merkuri, sisa limbah dari aktivitas pengolahan emas rakyat.

  • GeRAK Aceh Desak Kapolda Tuntaskan Rantai Bisnis Tambang Emas Ilegal
    Polkum | 7 bulan lalu
    GeRAK Aceh Desak Kapolda Tuntaskan Rantai Bisnis Tambang Emas Ilegal

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh menilai hasil laporan Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengenai aktivitas tambang ilegal harus dijadikan momentum penting untuk menuntaskan persoalan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di seluruh wilayah Aceh.

  • Suara “Emas” Mualem
    Tajuk | 7 bulan lalu
    Suara “Emas” Mualem

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Ada banyak cara orang menyebut suara emas. Biasanya, ia dikaitkan dengan nyanyian merdu, lantunan qori yang syahdu, atau vokal penyanyi yang menembus hati. Tapi kali ini, “suara emas” datang bukan dari nada, melainkan dari ucapan tegas seorang gubernur Muzakir Manaf alias Mualem.